Ustaz SAPTA " SYAFAAT"

Cetak PDF

SYAFAAT

Tanggal: 17-01-2010

Syafaat secara harfiah diartikan Pembelaan atau Pertolongan.

 Syafaat adalah : pembelaan atau pertolongan dengan seijin Allah SWT.

Dalil Al Qur’an, berdasarkan terjemahan karangan Umar Bakri yaitu terjemahan Rahmat, Tentang tidak adanya syafaat nanti di akhirat, yaitu merujuk pada :

 AL Qur’an : 

 QS. An Nisa.( 4: 85 ) : Barang siapa yang memberi syafaat yang baik 325), niscaya ia akan memperoleh bahagian (pahala) dari padanya. Dan barang siapa yang memberi syafaat yang buruk  326}, niscaya ia akan memikul bahagian (dosa) dari padanya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

325) Syafaat yang baik ialah : Setiap syafaat yang ditujukan untuk melindungi hak seorang muslim atau menghindarkannya dari suatu kemudharatan.

326) Syafa’at yang buruk ialah kebalikan syafaat yang baik.

QS. An Nisa. (4: 48) : Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik. Dab dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sesungguhnya ia telah berbuat dosa yang besar..

  1. QS. Al Infitar. 82: 19) : (yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah SWT.
  2. QS. Al An’am. (6: 94): Dan sesungguhnya kamu datang kepada kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu kami ciptakan pada mulanya. Dan kamu tinggalkan di belakangmu  ( di dunia) apa yang telah Kami kurniakan kepadamu, dan kami tiada melihat besertamu pemberi syafa’at yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu yang  dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah SWT ).
  3. QS AL Baqarah. (2:254): Hai orang-orang yag beriman, (belanjakanlah  (di jalan Allah) sebagian dari rejeki yang telah kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada lagi syafaat 160). Dan orang-orang kafir itulah orang-orang  yan zalim.

160):  Lihat no. 46.

46):  Syafaat:Usha perantaraan dalam memberiklan sesuatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan sesuatu mudharat bagi orang lain. Syafaat yang tidak diterima di sisi Allah ialah syafaat orang-orang kafir.       

Kemudian dalil Al Quir’an yag menyatakan adanya Syafaat di akhirat nanti. Adalah sebagai berikut : 

AL. Qur’an.

  1. QS. AL Baqarah (2 : 255):  Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus  mengurus ( Makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidk tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang dihadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainka apa yang dikehendaki-Nya. Kursi 161) Allah meliputi langit dan bumi.Dan Allah tidak merasa berat melihara keduanya , dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. 
  2. QS. Yunus (10:3): SesungguhnyaTuhan kamu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam diatas Arsy untuk mengatur segala urusan. Tidak seorangpunyang akan memberi syafaat kecuali sesudah ada keizinan-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia, Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran ? 
  3. QS. Az. Zumar (39:44):  Katakanlah: ” Hanya kepunyaan Allah Syafaat itu semuanya. Kepunyaaan- Nya Kerajaan l;angit dan bumi. Kemudian kepada-Nya lah kamu dikembalikan”
  4. QS. Taha(20:109): Pada hari itu tidak berguna syafaat 946), kecuali (syafaat) orang yang  Allah Maha pemurah telah memberi izin kepadanya, dan Dia telah meridhai perkataannya. 

946):   Lihat yang dimaksud dengan syafaat not. No. 46. 

46):  Syafaat:Usha perantaraan dalam memberiklan sesuatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan sesuatu mudharat bagi orang lain. Syafaat yang tidak diterima di sisi Allah ialah syafaat orang-orang kafir. 

  1. QS. Saba (34: 23): Da tiadalah berguna syafaat di sisi Allah melainka bagi orang yang telah diizinkan-Nya memperoleh syafaat itu, sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata : ”Apakah ang  telah difirmankan oleh Tuhan Mu? Mereka menjawab: ” (perkataan) yang benar”, dan Dia-lah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar 1241).  

1241):  Ayat ini menerangkan bahwa pemberian syafaat hanya dapat berlaku dengan izin Tuhan. Orang-orang yang akan diberi izin memberi syafaat dan orang-orang yang akan mendapat syafaat merasa takut dan harap-harap cemas atas izin Tuhan. Tatkala takut dihilangkan dari hati mereka orang-orang yang akan mendpat syafaat bertanya kepada oran-orang yang diberi izin memberi syafaat: ” Apa yang dikatakan oleh Tuhan MU?” Mereka menjawab: ”Perkataan yang benar”, yaitu Tuhan mengizinkan memberi syafaat kepada orang-orang yang di sukainya yaitu orang-orang mu’min.

  1. QS Az Zukhruf (43:89):  Makaberpalinglah (hai Muhammad) dan mereka dan katakanlah : ” Salam (selamat tinggal)”. Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk).
  2. QS. Al. An’am (6:82): Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yagmendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.  

Terjemahan Bukhari.

No. 75 :     Dari Abu Hurairah r.a, katanya ada orang bertanya kepada Rasulullah saw ” Siapakah orang yan paling berbahagia dengan syarfaat (pertolongan) anda di hari kiamat?”

                  Jawab Rasulullah saw. ”Saya kira, hai Abu Hurairah, belum ada orang betanya perkara ini kepadaku sebelum ini. Mungkin barangkali karena saya lihat engkau sangat rakus mendapatkan hadis. Orang yang paling beruntung mendapat pertolonganku di hari kiamat, ialah orang yang mengucapkan  Laa ilaaha illallaah, benar-benar ikhlas dari hati sanubari dan seluruh jiwanya.” 2) 

2): Mengucapkan kalimah Laa ilaaha illallaah dengan ikhlas akan membuahkan kepribadian yang baik. Dari kepribadian yang baik timbul amal yang baik. Oleh sebab itu mereka akan memperoleh syafaat (pertolongan) Nabi di hari kiamat. Ikhlas berarti juga bebas dari syirik               

Terjemahan Muslim : 

No.152:    Jabir bin ’Abdullah r.a mengabarkan bahwa Rasulullah saw bersabda: ”Sesungguhnya Allah akan mengeluarkan suatu kaum dri nereaka karena syafa’at         (pembelaan).

No.157:    Dari Anas bin Malik r.a katanya Rasulullah saw bersabda: ” Aku adalah orang yang pertama-tama menjadi pembela di surga. Tidak seorangpun di antara para Nabi yang mempunyai pengikut sebanyak umatku. Bahkan ada Nabi yang pengikutnya hanya seorang 

KESIMPULAN:

  1. Orang-orang yang tidak mendapat Syafaat di akhirat nanti adalah : 
  2. Orang-orang Kafir.
  3. Orang yang mempersekutukan Allah ( Musyrik).
  4. Orang-orang yang mendapat syafa’at di akhirat adalah :
  5. Orang yang selau mengucapkan kalimah ” Laa ilaaha illallaah. Dengan benar-benar ikhlas dari hati sanubari dan seluruh jiwanya
  6. Orang yang beiman yang tidak mencampur adukan keimanannya kepada Allah SWTdengan makhluk lainnya ( Musyrik.
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Berita Nasional

detikNews - Berita
Detik.com sindikasi
detikNews - Berita

Ayo kontak dengan Admin

Tanggal Hijriah

26 Ramadhan 1431 Hijriah

Online

Kami punya 2 tamu online
Joomla Templates by Yagendoo.com