Jumat, 21 May 2010 20:41
SYAFAAT
Tanggal: 17-01-2010
Syafaat secara harfiah diartikan Pembelaan atau Pertolongan.
Syafaat adalah : pembelaan atau pertolongan dengan seijin Allah SWT.
Dalil Al Qur’an, berdasarkan terjemahan karangan Umar Bakri yaitu terjemahan Rahmat, Tentang tidak adanya syafaat nanti di akhirat, yaitu merujuk pada :
AL Qur’an :
QS. An Nisa.( 4: 85 ) : Barang siapa yang memberi syafaat yang baik 325), niscaya ia akan memperoleh bahagian (pahala) dari padanya. Dan barang siapa yang memberi syafaat yang buruk 326}, niscaya ia akan memikul bahagian (dosa) dari padanya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
325) Syafaat yang baik ialah : Setiap syafaat yang ditujukan untuk melindungi hak seorang muslim atau menghindarkannya dari suatu kemudharatan.
326) Syafa’at yang buruk ialah kebalikan syafaat yang baik.
QS. An Nisa. (4: 48) : Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik. Dab dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sesungguhnya ia telah berbuat dosa yang besar..
160): Lihat no. 46.
46): Syafaat:Usha perantaraan dalam memberiklan sesuatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan sesuatu mudharat bagi orang lain. Syafaat yang tidak diterima di sisi Allah ialah syafaat orang-orang kafir.
Kemudian dalil Al Quir’an yag menyatakan adanya Syafaat di akhirat nanti. Adalah sebagai berikut :
AL. Qur’an.
946): Lihat yang dimaksud dengan syafaat not. No. 46.
46): Syafaat:Usha perantaraan dalam memberiklan sesuatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan sesuatu mudharat bagi orang lain. Syafaat yang tidak diterima di sisi Allah ialah syafaat orang-orang kafir.
1241): Ayat ini menerangkan bahwa pemberian syafaat hanya dapat berlaku dengan izin Tuhan. Orang-orang yang akan diberi izin memberi syafaat dan orang-orang yang akan mendapat syafaat merasa takut dan harap-harap cemas atas izin Tuhan. Tatkala takut dihilangkan dari hati mereka orang-orang yang akan mendpat syafaat bertanya kepada oran-orang yang diberi izin memberi syafaat: ” Apa yang dikatakan oleh Tuhan MU?” Mereka menjawab: ”Perkataan yang benar”, yaitu Tuhan mengizinkan memberi syafaat kepada orang-orang yang di sukainya yaitu orang-orang mu’min.
Terjemahan Bukhari.
No. 75 : Dari Abu Hurairah r.a, katanya ada orang bertanya kepada Rasulullah saw ” Siapakah orang yan paling berbahagia dengan syarfaat (pertolongan) anda di hari kiamat?”
Jawab Rasulullah saw. ”Saya kira, hai Abu Hurairah, belum ada orang betanya perkara ini kepadaku sebelum ini. Mungkin barangkali karena saya lihat engkau sangat rakus mendapatkan hadis. Orang yang paling beruntung mendapat pertolonganku di hari kiamat, ialah orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah, benar-benar ikhlas dari hati sanubari dan seluruh jiwanya.” 2)
2): Mengucapkan kalimah Laa ilaaha illallaah dengan ikhlas akan membuahkan kepribadian yang baik. Dari kepribadian yang baik timbul amal yang baik. Oleh sebab itu mereka akan memperoleh syafaat (pertolongan) Nabi di hari kiamat. Ikhlas berarti juga bebas dari syirik
Terjemahan Muslim :
No.152: Jabir bin ’Abdullah r.a mengabarkan bahwa Rasulullah saw bersabda: ”Sesungguhnya Allah akan mengeluarkan suatu kaum dri nereaka karena syafa’at (pembelaan).
No.157: Dari Anas bin Malik r.a katanya Rasulullah saw bersabda: ” Aku adalah orang yang pertama-tama menjadi pembela di surga. Tidak seorangpun di antara para Nabi yang mempunyai pengikut sebanyak umatku. Bahkan ada Nabi yang pengikutnya hanya seorang
KESIMPULAN:
| Comments |
|
| detikNews - Berita |
| Detik.com sindikasi |
![]() |
|